Kalkulator Pembagian Bersusun dengan Sisa
Kalkulator Pembagian Bersusun dengan Sisa
Output: whole-number quotient and remainder (R).
Kalkulator Pembagian Bersusun dengan Sisa membagi yang dibagi dengan pembagi apa pun dan melaporkan hasil bagi bilangan bulat plus nilai sisa yang tepat. Alih-alih melanjutkan ke desimal, kalkulator ini berhenti ketika tidak ada lagi digit bulat yang dapat diturunkan dan menampilkan sisa yang ditulis sebagai "R" diikuti sisa. Kalkulator ini juga mengekspresikan sisa tersebut sebagai pecahan atas pembagi atau sebagai bilangan campuran jika berguna. Masukkan dua angka untuk melihat hasil bagi, sisa, dan kerja bagi–kali–kurang–turunkan lengkap di baliknya. Dibangun untuk latihan kelas 4–6, di mana sisa — bukan desimal — adalah jawaban yang diharapkan.
Cara menggunakan Kalkulator Pembagian Bersusun dengan Sisa
Untuk menemukan hasil bagi dan sisa, ikuti 4 langkah berikut:
- Masukkan yang dibagi di kolom pertama.
- Masukkan pembagi di kolom kedua.
- Biarkan keluaran dalam mode hasil bagi plus sisa.
- Klik Hitung untuk membaca hasil bagi, sisa, dan kerja langkah demi langkah.
Kalkulator melaporkan jawaban sebagai "hasil bagi R sisa" dan juga dapat menampilkan hasil yang sama sebagai bilangan campuran, seperti 100 ÷ 7 = 14 R2 = 14 2/7.
Apa sebenarnya sisa itu
Sisa adalah bagian dari yang dibagi yang tersisa setelah pembagi diambil sebanyak mungkin dalam kelompok bulat. Pembagian tidak selalu membagi total secara merata, sehingga sisa adalah catatan jujur tentang apa yang tidak dapat membentuk kelompok penuh lagi. Aturan penentu adalah sisa selalu lebih kecil dari pembagi — jika sama atau lebih besar, pembagi akan muat satu kali lagi. Kalkulator Pembagian Bersusun dengan Sisa menegakkan aturan ini di setiap langkah, mengurangkan kelipatan pembagi sebesar mungkin sehingga sisa berjalan tidak pernah melebihi pembagi.
Pembagian membagi total menjadi kelompok sama besar. Pembagian bersusun melakukannya digit demi digit.
Pembagi (32) — bilangan pembagi. Letakkan di kiri kurung.
Cara kerja sisa dalam pembagian bersusun
Kalkulator menghasilkan sisa melalui lima tindakan internal:
- Membagi digit demi digit, memilih digit hasil bagi terbesar yang perkaliannya muat ke yang dibagi sebagian.
- Mengurangkan setiap perkalian sehingga sisa berjalan selalu tetap di bawah pembagi.
- Menurunkan digit berikutnya dan mengulangi hingga setiap digit yang dibagi habis.
- Melaporkan sisa akhir sebagai sisa yang ditulis setelah R.
- Opsional menulis ulang sisa sebagai pecahan atas pembagi atau sebagai bilangan campuran.
Karena sisa terakhir tidak dapat dikurangi oleh pembagi bulat lagi, dijamin memenuhi 0 ≤ sisa < pembagi.
Membagi digit demi digit, memilih digit hasil bagi terbesar yang perkaliannya muat ke yang dibagi sebagian.
Rumus sisa
Kalkulator Pembagian Bersusun dengan Sisa menggunakan Yang dibagi = Pembagi × Hasil bagi + Sisa dengan aturan sisa 0 ≤ Sisa < Pembagi. Jika disusun ulang, Sisa = Yang dibagi − (Pembagi × Hasil bagi). Untuk 100 ÷ 7 = 14 R2, pemeriksaannya adalah 7 × 14 + 2 = 100, dan 2 memang lebih kecil dari 7.
Contoh soal sisa
Setiap contoh berakhir dengan hasil bagi bilangan bulat dengan sisa dilaporkan sebagai sisa.
Contoh 1 — Sisa sederhana: 9 ÷ 4
- 4 muat ke 9 dua kali; tulis 2, kalikan 2 × 4 = 8.
- Kurangi 9 − 8 = 1; tidak ada digit tersisa.
- 1 lebih kecil dari 4, jadi 9 ÷ 4 = 2 R1.
Contoh 2 — Sisa dengan nol: 845 ÷ 6
- 6 muat ke 8 sekali (sisa 2); turunkan 4 menjadi 24, 6 muat empat kali tepat.
- Turunkan 5; 6 tidak muat, jadi tulis 0 di hasil bagi.
- 5 lebih kecil dari 6, jadi 845 ÷ 6 = 140 R5.
Contoh 3 — Sisa sebagai bilangan campuran: 100 ÷ 7
- 7 muat ke 10 sekali (sisa 3); turunkan 0 menjadi 30, 7 muat empat kali (sisa 2).
- Tidak ada digit tersisa, dan 2 lebih kecil dari 7, jadi hasil bagi adalah 14 R2.
- Ditulis sebagai bilangan campuran, 100 ÷ 7 = 14 2/7.
4 muat ke 9 dua kali; tulis 2, kalikan 2 × 4 = 8. Kurangi 9 − 8 = 1; tidak ada digit tersisa. 1 lebih kecil dari 4, jadi 9 ÷ 4 = 2 R1.
6 muat ke 8 sekali (sisa 2); turunkan 4 menjadi 24, 6 muat empat kali tepat. Turunkan 5; 6 tidak muat, jadi tulis 0 di hasil bagi. 5 lebih kecil dari 6, jadi 845 ÷ 6 = 140 R5.
7 muat ke 10 sekali (sisa 3); turunkan 0 menjadi 30, 7 muat empat kali (sisa 2). Tidak ada digit tersisa, dan 2 lebih kecil dari 7, jadi hasil bagi adalah 14 R2. Ditulis sebagai bilangan campuran, 100 ÷ 7 = 14 2/7.
Soal sisa yang dikerjakan
Berapa sisa dari 58 ÷ 5?
58 ÷ 5 = 11 R3. 5 muat ke 5 sekali (sisa 0); turunkan 8, dan 5 muat ke 8 sekali dengan sisa 3. Karena 3 lebih kecil dari 5, itu adalah sisa. Periksa: 5 × 11 + 3 = 58.
Kapan sisa nol?
Sisa adalah 0 ketika pembagi membagi yang dibagi secara merata, seperti 125 ÷ 5 = 25 R0. 5 muat ke 12 dua kali (sisa 2); turunkan 5 menjadi 25, dan 5 muat lima kali tepat tanpa sisa. Sisa 0 berarti pembagian tepat dan identitas berkurang menjadi Pembagi × Hasil bagi = Yang dibagi.
Kesalahan sisa yang umum
Soal sisa menghasilkan 5 kesalahan yang sering:
- Melaporkan sisa sama dengan atau lebih besar dari pembagi alih-alih membagi sekali lagi.
- Lupa menulis 0 di hasil bagi ketika pembagi tidak muat ke digit tengah.
- Mencampur sisa dengan jawaban desimal, misalnya menulis R2 dan 0.28 bersamaan.
- Menghilangkan sisa sepenuhnya dan hanya melaporkan hasil bagi bilangan bulat.
- Menulis sisa atas angka yang salah alih-alih atas pembagi dalam bentuk pecahan.
Kalkulator Pembagian Bersusun dengan Sisa selalu mengurangkan kelipatan sebesar mungkin, sehingga sisa yang dilaporkan dijamin lebih kecil dari pembagi.
Pertanyaan umum
Bagaimana cara menemukan hasil bagi dan sisa suatu pembagian?
Bagaimana cara menemukan hasil bagi dan sisa suatu pembagian?
Mengapa sisa harus lebih kecil dari pembagi?
Bagaimana cara menulis sisa sebagai pecahan?
Apa arti sisa 0?
Bagaimana cara memeriksa bahwa sisa benar?
Bisakah sisa diubah menjadi desimal?
Mengapa menulis 0 di hasil bagi untuk beberapa soal sisa?
Identitas sisa
Setiap hasil dari Kalkulator Pembagian Bersusun dengan Sisa memenuhi Yang dibagi = Pembagi × Hasil bagi + Sisa, dengan 0 ≤ Sisa < Pembagi. Identitas ini mendefinisikan sisa dan memungkinkan Anda memverifikasinya: kurangi Pembagi × Hasil bagi dari yang dibagi dan sisa harus cocok dengan sisa yang dilaporkan. Untuk 845 ÷ 6 = 140 R5, identitas mengonfirmasi 6 × 140 + 5 = 845.