Kalkulator Pembagian Bersusun dengan Bilangan Negatif
Kalkulator Pembagian Bersusun dengan Bilangan Negatif
Output: signed quotient and remainder with verification.
Kalkulator Pembagian Bersusun dengan Bilangan Negatif membagi nilai yang dapat positif atau negatif dan menerapkan aturan tanda yang benar ke hasil. Kalkulator memisahkan tanda dari ukuran: membagi nilai mutlak dengan pembagian bersusun biasa, lalu memutuskan apakah hasil bagi positif atau negatif berdasarkan tanda yang dibagi dan pembagi. Dua tanda sama memberikan hasil bagi positif; dua tanda berbeda memberikan hasil bagi negatif. Masukkan kombinasi bilangan positif dan negatif untuk melihat hasil bagi bertanda, sisa, dan kerja langkah demi langkah dengan penjelasan aturan tanda.
Cara menggunakan Kalkulator Pembagian Bersusun dengan Bilangan Negatif
Untuk membagi dengan negatif, ikuti 4 langkah berikut:
- Masukkan yang dibagi, gunakan tanda minus jika negatif.
- Masukkan pembagi, gunakan tanda minus jika negatif.
- Pilih keluaran sisa atau desimal.
- Klik Hitung untuk membaca hasil bagi bertanda, sisa, dan penjelasan aturan tanda.
Kalkulator menghitung magnitud terlebih dahulu, lalu melampirkan tanda yang benar, sehingga −144 ÷ 12 dan 144 ÷ −12 keduanya mengembalikan −12.
Aturan tanda untuk pembagian
Pembagian dan perkalian berbagi aturan tanda yang sama karena keduanya operasi invers. Ketika yang dibagi dan pembagi memiliki tanda sama — keduanya positif atau keduanya negatif — hasil bagi positif. Ketika tandanya berlawanan, hasil bagi negatif. Ukuran jawaban tidak pernah bergantung pada tanda; hanya arahnya. Kalkulator Pembagian Bersusun dengan Bilangan Negatif menjaga kedua pertanyaan terpisah: pertama, seberapa besar hasil bagi, dan kedua, tanda apa yang dibawanya. Pemisahan ini membuat pembagian bertanda tidak lebih sulit dari pembagian bersusun biasa.
Pembagian membagi total menjadi kelompok sama besar. Pembagian bersusun melakukannya digit demi digit.
Pembagi (32) — bilangan pembagi. Letakkan di kiri kurung.
Cara kerja bilangan negatif dalam pembagian bersusun
Kalkulator menghasilkan jawaban bertanda melalui lima tindakan internal:
- Membaca tanda yang dibagi dan tanda pembagi.
- Mengambil nilai mutlak kedua angka untuk menghilangkan tanda.
- Membagi dua nilai positif dengan siklus bagi–kali–kurang–turunkan standar.
- Menerapkan aturan tanda: tanda sama memberikan hasil bagi positif, tanda berlawanan memberikan hasil bagi negatif.
- Memberikan sisa tanda yang sama dengan yang dibagi, mengikuti konvensi pembagian terpotong.
Karena magnitud dihitung pada angka positif, langkah-langkah terlihat identik dengan pembagian bersusun biasa — hanya tanda akhir yang berubah.
Membaca tanda yang dibagi dan tanda pembagi.
Aturan tanda dan identitas
Kalkulator Pembagian Bersusun dengan Bilangan Negatif menggunakan aturan tanda (−) ÷ (−) = (+), (+) ÷ (−) = (−), dan (−) ÷ (+) = (−), dikombinasikan dengan identitas Yang dibagi = Pembagi × Hasil bagi + Sisa. Sisa mengambil tanda yang dibagi. Untuk −17 ÷ 5 = −3 R−2, pemeriksaannya adalah 5 × (−3) + (−2) = −17.
Contoh soal bilangan negatif
Contoh berikut menunjukkan setiap kombinasi tanda.
Contoh 1 — Negatif ÷ positif: −144 ÷ 12
- Bagi magnitud: 144 ÷ 12 = 12.
- Tandanya berlawanan, jadi hasil bagi negatif.
- Jadi −144 ÷ 12 = −12.
Contoh 2 — Negatif ÷ negatif: −144 ÷ −12
- Bagi magnitud: 144 ÷ 12 = 12.
- Tandanya sama, jadi hasil bagi positif.
- Jadi −144 ÷ −12 = 12.
Contoh 3 — Negatif dengan sisa: −17 ÷ 5
- Bagi magnitud: 17 ÷ 5 = 3 R2.
- Tandanya berlawanan, jadi hasil bagi −3 dan sisa mengambil tanda yang dibagi.
- Jadi −17 ÷ 5 = −3 R−2, dan 5 × (−3) + (−2) = −17.
Bagi magnitud: 144 ÷ 12 = 12. Tandanya berlawanan, jadi hasil bagi negatif. Jadi −144 ÷ 12 = −12.
Bagi magnitud: 144 ÷ 12 = 12. Tandanya sama, jadi hasil bagi positif. Jadi −144 ÷ −12 = 12.
Bagi magnitud: 17 ÷ 5 = 3 R2. Tandanya berlawanan, jadi hasil bagi −3 dan sisa mengambil tanda yang dibagi. Jadi −17 ÷ 5 = −3 R−2, dan 5 × (−3) + (−2) = −17.
Soal bilangan negatif yang dikerjakan
Berapa 200 ÷ −8?
200 ÷ −8 = −25. Bagi magnitud: 200 ÷ 8 = 25 tanpa sisa. Yang dibagi positif dan pembagi negatif, jadi tandanya berlawanan dan hasil bagi negatif. Periksa: −8 × −25 = 200.
Bagaimana sisa mendapat tandanya dalam −23 ÷ 4?
−23 ÷ 4 = −5 R−3. Magnitud memberikan 23 ÷ 4 = 5 R3. Tandanya berlawanan, jadi hasil bagi −5, dan menurut konvensi pembagian terpotong sisa berbagi tanda yang dibagi, menjadikannya −3. Periksa: 4 × (−5) + (−3) = −23.
Kesalahan bilangan negatif yang umum
Pembagian bertanda menghasilkan 5 kesalahan yang sering:
- Lupa bahwa dua negatif menghasilkan hasil bagi positif.
- Melampirkan tanda ke magnitud sebelum pembagian alih-alih setelahnya.
- Memberikan sisa tanda yang salah alih-alih mencocokkan yang dibagi.
- Menghilangkan hanya satu tanda minus ketika kedua input negatif.
- Menulis hasil bagi negatif ketika kedua tanda sebenarnya sama.
Kalkulator Pembagian Bersusun dengan Bilangan Negatif membagi nilai mutlak terlebih dahulu dan menerapkan aturan tanda terakhir, sehingga tanda akhir selalu benar.
Pertanyaan umum
Apa aturan tanda untuk membagi bilangan negatif?
Apa aturan tanda untuk membagi bilangan negatif?
Apakah negatif dibagi negatif positif?
Tanda apa yang diambil sisa?
Bagaimana cara membagi bilangan positif dengan bilangan negatif?
Apakah bilangan negatif mengubah langkah pembagian bersusun?
Bagaimana cara memeriksa jawaban pembagian bertanda?
Mengapa membagi nilai mutlak terlebih dahulu?
Identitas dengan tanda
Kalkulator Pembagian Bersusun dengan Bilangan Negatif menjaga identitas Yang dibagi = Pembagi × Hasil bagi + Sisa valid dengan tanda termasuk, di mana tanda hasil bagi mengikuti aturan tanda dan sisa mencocokkan tanda yang dibagi. Untuk −17 ÷ 5 = −3 R−2, identitas mengonfirmasi 5 × (−3) + (−2) = −17.